Tampilkan postingan dengan label Toyota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Toyota. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 November 2013

Toyota dan BMW kerjasama ciptakan mobil super

Jakarta (ANTARA News) - Hampir dua tahun lalu Toyota dan BMW  mengumumkan joint-venture untuk mengembangkan kendaraan sport dengan teknologi tercanggih.

Kini, dua produsen itu telah punya keputusan untuk model pertama hasil joint-venture tersebut.

Seperti dilaporkan situs otomotif motoring, kerjasama Toyota dan BMW untuk mengembangkan berkemampuan tinggi dengan bobot ringan jatuh pada Lexus LFA yang akan diberi sentuhan hybrid.

LFA sudah menghabiskan waktu terlalu lama untuk pengembangan,hampir 10 tahun dengan mesin V10.

Motoring memperkirakan Toyota akan memasok teknologi hybrid karena telah bereksperimen dengan dapur pacu hybrid V8 dalam Lexus LS 600h.

Lebih lanjut, Motoring juga memperkirakan Toyota menawarkan bodi serat karbon dan sasis dari LFA selain keahlian dari membuat mesin V10.

Toyota menghabiskan miliaran dolar dalam mengembangkan LFA dan V10 namun hanya 500 contoh yang diproduksi.

Sementara itu BMW tidak lagi memiliki mesin V10 dalam jajarannya namun mereka punya M5 yang memiliki 412kW dengan mesin 4.4-liter turbo V8.

Dapur pacu BMW itu punya kekuatan sama dengan LFA 4.8-liter V10 namun buatan BMW itu lebih irit BBM dan emisi CO2nya lebih sedikit.

Motoring memperkirakan mesin BMW 4.4-liter turbo V8 akan "dikawinkan" dengan sistem hybrid Toyota dan akan menghasilkan dapur pacu terbaik untuk sporster joint-venture.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2013


View the original article here

Toyota dan BMW kerjasama ciptakan mobil super

Jakarta (ANTARA News) - Hampir dua tahun lalu Toyota dan BMW  mengumumkan joint-venture untuk mengembangkan kendaraan sport dengan teknologi tercanggih.

Kini, dua produsen itu telah punya keputusan untuk model pertama hasil joint-venture tersebut.

Seperti dilaporkan situs otomotif motoring, kerjasama Toyota dan BMW untuk mengembangkan berkemampuan tinggi dengan bobot ringan jatuh pada Lexus LFA yang akan diberi sentuhan hybrid.

LFA sudah menghabiskan waktu terlalu lama untuk pengembangan,hampir 10 tahun dengan mesin V10.

Motoring memperkirakan Toyota akan memasok teknologi hybrid karena telah bereksperimen dengan dapur pacu hybrid V8 dalam Lexus LS 600h.

Lebih lanjut, Motoring juga memperkirakan Toyota menawarkan bodi serat karbon dan sasis dari LFA selain keahlian dari membuat mesin V10.

Toyota menghabiskan miliaran dolar dalam mengembangkan LFA dan V10 namun hanya 500 contoh yang diproduksi.

Sementara itu BMW tidak lagi memiliki mesin V10 dalam jajarannya namun mereka punya M5 yang memiliki 412kW dengan mesin 4.4-liter turbo V8.

Dapur pacu BMW itu punya kekuatan sama dengan LFA 4.8-liter V10 namun buatan BMW itu lebih irit BBM dan emisi CO2nya lebih sedikit.

Motoring memperkirakan mesin BMW 4.4-liter turbo V8 akan "dikawinkan" dengan sistem hybrid Toyota dan akan menghasilkan dapur pacu terbaik untuk sporster joint-venture.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2013


View the original article here

Toyota ekspor mesin bensin ke Kazakhstan

Sejumlah karyawan TMMIN menyelesaikan perakitan body kendaraan di Karawang International Industry Complex (KIIC) Karawang Barat, Jabar (arsip/FOTO ANTARA/HO-mes)

Jakarta (ANTARA News) – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akan mengekspor mesin bensin ke Kazakhstan dengan pengapalan perdana dilakukan pada 6 Oktober 2013.

TMMIN akan mengekspor sekitar 275 unit mesin bensin per bulannya.

“Toyota Indonesia kini telah menjadi basis produksi dan suplai yang penting bagi Toyota secara global,” kata Direktur TMMIN, I Made Dana Tangkas, di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, selama ini TMMIN telah mengekspor mesin bensin ke 11 negara yakni Argentina, Mesir, India, Malaysia, Pakistan, Filiphina, Afrika Selatan, Thailand, Taiwan, Venezuela dan Vietnam.

Sepanjang 2013 hingga bulan September, ekspor mesin TMMIN telah mencapai 42.759 unit.

“Penambahan negara tujuan ekspor ke Kazakhstan akan meningkatkan performa eskpor mesin TMMIN sebesar empat persen,” katanya.

Untuk kendaraan utuh atau complete build-up unit (CBU) merek Toyota, telah diekspor sebanyak 89.223 unit hingga September 2013. Jumlah ini meningkat 4,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2012 yakni sebesar 85.338 unit.

“Peningkatan volume ekspor kami didukung stabilitas pasar global,” katanya.

Sementara untuk kendaraan terurai atau complete knock down (CKD), Toyota Indonesia telah mengekspor sebanyak 28.110 unit ke enam negara tujuan. Volume ini meningkat sebesar tujuh persen dibanding periode yang sama di tahun 2012 dengan jumlah 26.200 unit.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2013


View the original article here

Toyota kenalkan mobil berbahan bakar hidrogen

- (-)

Jakarta (ANTARA News) - Toyota memperkenalkan konsep yang akan dipakai untuk membuat mobil berbahan bakar sel (fuel-cell).

Toyota, yang kembali menghidupkan mobil bertenaga hidrogen dan kendaraan tanpa polusi, sepertinya mulai kehilangan 'kepercayaan' pada mobil listrik.

Kini beberapa batasan mobil listrik mulai muncul seperti kurangnya stasiun pengisian listrik dan harga baterai yang mahal, membuat Toyota akan bermain pada kelas mobil bertenaga hidrogen.

Mobil konsep FCV dengan empat tempat duduk ini dipamerkan pertama kali di Tokyo Motor Show minggu ini. Mobil ini memiliki kekuatan berkendara setidaknya 500 km dan bisa diisi ulang dengan cepat selama tiga menit.

Seperti dikutip di USAToday, tampilan mobil ini dibuat sehingga terlihat seperti aliran air dan catamaran. Patut disebut, kendaraan berbahan hidrogen yang memancarkan uap air.

Toyota menyebutkan bahwa mobil yang akan dijual tahun 2015 ini menggunakan tumpukan sel yang ringan dengan tanki hidrogen bertekanan tinggi di tubuh mobil. (dny) Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2013


View the original article here

Toyota optimistis Agya terjual 20 ribu unit tahun ini

Astra Toyota Agya Suportivo (ANTARA News/Imansyah)

Jakarta (ANTARA News) – PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis penjualan Toyota Agya bisa mencapai 20 ribu unit hingga akhir 2013. “Ya kemungkinan bisa, kan per bulan targetnya terjual lima ribu unit,” kata Head of Media Relations PT Toyota Astra Motor, Dimas Ibrahim Aska, di Jakarta, Rabu.

Agya yang baru secara resmi dijual pada acara pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 beberapa waktu lalu, penjualannya hingga Oktober 2013 telah mencapai 9.474 unit dengan rincian pada September terjual sebanyak 4.123 unit dan Oktober 5.343 unit.

Ketika disinggung target penjualan Agya pada 2014 mendatang, menurut dia, PT TAM masih menargetkan penjualan di angka lima ribu unit per bulan. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan target penjualan ditambah bila permintaan pasar atas mobil tersebut terus meningkat.

Dia mengakui hingga saat ini masih banyak permintaan pasar terhadap Agya yang masih terkendala pasokan barang.

“Kami datang ke beberapa dealer utama, permintaannya tinggi, cuma masih menunggu barang saja,” katanya.

Dimas menjelaskan ada lima daerah yang mencatat penjualan tertinggi mobil Low Cost Green Car (LCGC)  tersebut di Indonesia yakni Jakarta, Medan, Surabaya, Semarang, dan Bandung.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2013


View the original article here