Tampilkan postingan dengan label Gelar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gelar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 November 2013

Berniat Hanya Belajar, Marquez di Ambang Gelar Juara Dunia MotoGP

VIVAnews – Pembalap Honda, Marc Marquez, selangkah lagi menahbiskan diri menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Marquez mengaku hal tersebut di luar perkiraannya.

Pembalap debutan asal Spanyol itu mengaku awalnya hanya berniat untuk mempelajari hal-hal baru yang belum dirasakannya saat menjajal kelas 125cc dan Moto2. Tapi, kini kenyataannya, dia sangat berpeluang menjadi juara dunia.

Marquez akan menjalani pertarungan sengit dengan pesaing utamanya, Jorge Lorenzo dari Yamaha, di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia 8-10 November 2013. Dengan keunggulan 13 poin, pembalap berusia 20 tahun itu akan menjadi juara dunia jika finis di posisi 4 besar. Marquez pun dibalut rasa optimistis.

“Saya merasa bagus dan siap untuk menjalani akhir pekan paling penting musim ini, dan mungkin sepanjang karier saya. Pada 2010, saya juga menjalani akhir pekan yang penting di sini untuk (titel juara) 125cc. MotoGP selalu berbeda, tapi kami akan mencoba untuk selalu memberikan yang terbaik,” ujar Marquez, seperti dilansir Crash.

“Situasi ini jauh lebih baik daripada yang kami perkirakan. Karena tahun ini saya hanya mencoba untuk belajar, dan mengalami peningkatan di setiap balapan. Kami tak bisa membayangkan bisa unggul di kejuaraan hingga balapan terakhir. Kita akan lihat bagaimana kami menuntaskannya,” lanjut juara Moto2 musim 2012 lalu tersebut. 

Marquez juga mengenang momen di Valencia tahun lalu. “Ini merupakan (tempat) di mana saya melakukan jumpa pers pertama kali sebagai pembalap MotoGP, satu tahun lalu. Saat itu, saya gugup dan sama sekali tak terpikir akan menghadapi situasi ini, unggul di klasemen dan bertarung dengan Jorge memperebutkan kejuaraan,” ujar Marquez.

Jika mampu menjadi juara MotoGP musim ini, Marquez akan mensejajarkan diri dengan Kenny Roberts, sebagai pembalap debutan yang langsung menjadi juara pada kelas primer Grand Prix. Selain itu, dia pun akan mematahkan rekor Freddie Spencer yang menjadi juara termuda kala meraih gelar juara dunia kelas primer Grand Prix pertamanya (1983) pada usia 21 tahun dan 258 hari. (one)


View the original article here

Jumat, 08 November 2013

Berniat Hanya Belajar, Marquez di Ambang Gelar Juara Dunia MotoGP

VIVAnews – Pembalap Honda, Marc Marquez, selangkah lagi menahbiskan diri menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Marquez mengaku hal tersebut di luar perkiraannya.

Pembalap debutan asal Spanyol itu mengaku awalnya hanya berniat untuk mempelajari hal-hal baru yang belum dirasakannya saat menjajal kelas 125cc dan Moto2. Tapi, kini kenyataannya, dia sangat berpeluang menjadi juara dunia.

Marquez akan menjalani pertarungan sengit dengan pesaing utamanya, Jorge Lorenzo dari Yamaha, di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia 8-10 November 2013. Dengan keunggulan 13 poin, pembalap berusia 20 tahun itu akan menjadi juara dunia jika finis di posisi 4 besar. Marquez pun dibalut rasa optimistis.

“Saya merasa bagus dan siap untuk menjalani akhir pekan paling penting musim ini, dan mungkin sepanjang karier saya. Pada 2010, saya juga menjalani akhir pekan yang penting di sini untuk (titel juara) 125cc. MotoGP selalu berbeda, tapi kami akan mencoba untuk selalu memberikan yang terbaik,” ujar Marquez, seperti dilansir Crash.

“Situasi ini jauh lebih baik daripada yang kami perkirakan. Karena tahun ini saya hanya mencoba untuk belajar, dan mengalami peningkatan di setiap balapan. Kami tak bisa membayangkan bisa unggul di kejuaraan hingga balapan terakhir. Kita akan lihat bagaimana kami menuntaskannya,” lanjut juara Moto2 musim 2012 lalu tersebut. 

Marquez juga mengenang momen di Valencia tahun lalu. “Ini merupakan (tempat) di mana saya melakukan jumpa pers pertama kali sebagai pembalap MotoGP, satu tahun lalu. Saat itu, saya gugup dan sama sekali tak terpikir akan menghadapi situasi ini, unggul di klasemen dan bertarung dengan Jorge memperebutkan kejuaraan,” ujar Marquez.

Jika mampu menjadi juara MotoGP musim ini, Marquez akan mensejajarkan diri dengan Kenny Roberts, sebagai pembalap debutan yang langsung menjadi juara pada kelas primer Grand Prix. Selain itu, dia pun akan mematahkan rekor Freddie Spencer yang menjadi juara termuda kala meraih gelar juara dunia kelas primer Grand Prix pertamanya (1983) pada usia 21 tahun dan 258 hari. (one)


View the original article here

Rabu, 03 April 2013

Ford Sabet Gelar Indonesia Service-to-Care Champion 2013

JAKARTA – Perluasan jaringan dan peningkatan pelayanan yang dilakukan Ford Motor Indonesia (FMI) kepada pelanggan setianya, akhirnya membuahkan hasil.

Jaringan dealer Ford dinobatkan sebagai ‘Indonesia Service-to-Care Champion 2013’ oleh MarkPlus Insight, sebuah lembaga riset pasar terkemuka yang berbasis di Asia Tenggara.

Managing Director FMI, Bagus Susanto mengungkapkan kegembiraannya dalam pencapaian ini. "Kami merasa sangat bangga mendapatkan penghargaan ini," ungkap Bagus dalam keterangan resminya kepada Okezone, Rabu (3/4/2013).

"Penghargaan ini mengakui usaha berkelanjutan kami untuk menyediakan pengalaman pelayanan pelanggan kelas dunia seiring dengan kami memperkenalkan produk-produk terbaik di kelasnya," tambahnya.

Hermawan Kartajaya, CEO MarkPlus Inc menilai, kualitas pelayanan merupakan faktor yang sangat penting dalam menjaga loyalitas konsumen.

"Penelitian terbaru kami menunjukkan bahwa konsumen membutuhkan lebih dari sekedar formalitas dalam pelayanan. Mereka menuntut pelayanan yang tulus (sincere care)." katanya.

Untuk diketahui, penghargaan ‘Service-to-Care’ merupakan acara tahunan yang diselenggarakan MarkPlus Insight untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Indonesia hingga ke level sincere care.

Penghargaan ini hanya diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki budaya pelayanan yang solid, yang di dukung oleh sumber daya manusia yang kuat, yang memperlihatkan trustworthiness, fairness, responsibility, respect, corporate citizenship, dan care.

Para pemenang penghargaan ini diidentifikasi melalui survei yang ketat kepada lebih dari 4.000 responden di 6 kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta dan wilayah sekitarnya, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar, yang dinilai berdasarkan aspek-aspek service excellence seperti credibility, dependability, courtesy, comfort, connectivity, dan care. (ian)



View the original article here



Peliculas Online