Tampilkan postingan dengan label Marquez. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Marquez. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Marquez juara dunia MotoGP 2013

Marc Marquez. (motogp.com)

Jakarta (ANTARA News) - Marc Marquez, pebalap Repsol Honda asal Spanyol, pastikan raih gelar juara dunia MotoGP 2013 pada balapan seri terakhir yang dihelat di Valencia, Spanyol, (10/11).Marc Marquez, 20 tahun, menjadi rookie termuda yang meraih tahta juara dunia MotoGP setelah Kenny Roberts pada tahun 1978. Marquez juga menjuarai kelas Moto2 pada 2012 dan moto3 pada 2010.Pada balapan sesi terakhir ini, juara bertahan dari tim Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo berhasil finis di posisi pertama disusul Dani Pedrosa dan Marquez di posisi ketiga. Namun di klasemen akhir nilai total Lorenzo hanya 330, terpaut empat poin dari Marquez yang 334.
Akhitnya, Lorenzo, pebalap yang memiliki jumlah kemenangan terbanyak pada MotoGP 2013 yakni delapan kali juara (Qatar, Italia, Catalunya, Inggris, San Marino, Australia, Jepang dan Spanyol)  harus merelakan gelar juara dunia jatuh ke tangan Marquez.Marquez meskipun hanya enam kali finis terdepan namun dari 18 seri MotoGP sepanjang 2013, ia 16 kali naik podium dan hanya dua kali gagal naik podium yakni di Italia dan Australia.Balapan seri terakhir di Valencia yang dilangsungkan sebanyak 30 putaran ini berlangsung sengit.Pada delapan putaran pertama, balapan seri pamungkas ini diwarnai duel saling kejar antara Lorenzo, Pedrosa dan Marquez sejak lap pertama. Namun sampai putaran terakhir posisi Lorenzo tetap berada di posisi pertama dan Marquez memastikan juara dunia meskipun finish di posisi tiga karena unggul di sistem poin.Berikut hasil MotoGP Valecia, Minggu, seperti dikutip dari laman motogp.com:
Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com


View the original article here

Marc Marquez, juara dunia MotoGP termuda

Marc Marquez. (motogp.com)

Valencia (ANTARA News) - Pebalap pendatang baru dari Spanyol Marc Marquez menjadi juara dunia MotoGP termuda pada usia 20 tahun, ketika dia finis di urutan ketiga pada balapan terakhir musim ini di Valencia pada Minggu.

Pebalap Honda yang memulai balapan dari posisi pole (star pertama) pada balapan di Valencia, memacu motornya dengan secara aman dengan menghindari salip-salipan dengan juara bertahan Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa sebelum sempat mantap di posisi kedua setelah lap ke-11.

Petugas balapan mengatakan, mereka akan menyelidiki sebuah peristiwa ketika Lorenzo tampak "mendorong" menyingkirkan Pedrosa pada lap ke-10. Namun Pedrosa yang merupakan rekan satu tim Marquez, kembali bisa bertarung dan berebut posisi kedua di belakang Lorenzo.

Marquez memastikan gelarnya dengan mengemas 334 poin, empat poin lebih unggul dari Lorenzo dan 34 lebih baik dari Pedrosa.

Marquez memecahkan rekor yang dipegang Freddie Spencer selama 30 tahun, ketika pebalap asal AS itu menjadi juara pada usia 21 tahun juga dengan mengendarai Honda.

"Itu balapan terpanjang tahun ini untuk saya," kata Marquez yang tahun lalu adalah juara dunia Moto2.

"Saya sangat tegang pada saat start, saya tidak bisa mengatakan bahwa saya ada, tapi ternyata saya ada, Jorge memacu kendaraannya pada awal sangat bagus," katanya.

"Ini menjadi tahun terhebat, lebih cepat dari yang saya perkirakan, mungkin sangat dini, tapi saya ingin berterimakasih kepada kepada setiap orang dari tim saya dan para pendukung, tambahnya.

(A020)


View the original article here

Marquez: mimpi menjadi kenyataan

ilustrasi Aksi Mark Marquez saat melibas tikungan ajang MotoGP Aragon , Spanyol(30/9). (reuters)

Mungkin terlalu dini karena saya tidak mengharapkan itu di musim pertama MotoGP saya, rasanya begitu baik,"
Valencia (ANTARA News) - Marc Marquez mengatakan bahwa mimpinya menjadi kenyataan setelah berhasil mengukir sejarah dengan menjadi rookie pertama sekaligus juara dunia termuda MotoGP dalam 35 tahun terakhir.Selama empat tahun Marc Marquez menjadi Juara Dunia MotoGP dan sudah memiliki tiga gelar juara dunia dari berbagai tingkatan.Marquez memulai balapan di seri terakhir ini dari posisi pole, walaupun akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ketiga setelah Jorge Lorenzo memastikan kemenangan di Valencia."Kau tahu ... itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan!" kata Marquez setelah mengakhiri balapan sebanyak 30 putaran dilansir dari MotoGP, Minggu (10/11)."Mungkin terlalu dini karena saya tidak mengharapkan itu di musim pertama MotoGP saya, rasanya begitu baik," tambah Marquez."Saya tidak bisa menjelaskan apa yang saya rasakan, untuk bertarung dengan Jorge dan Dani Pedrosa di depan semua fans. Mereka berdua adalah pebalap terbaik dalam sejarah MotoGP," katanya.Sekarang saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada Honda, semua tim saya, semua orang yang membantu saya, keluarga saya, mereka selalu ada dan saya tidak tahu apa lagi yang bisa saya katakan karena saya merasa begitu senang." kata pebalap berusia 20 kelahiran Lleida, Spanyol.Mencapai sukses yang luar biasa, Marquez juga menjadi pembalap termuda dalam sejarah kelas utama MotoGP dalam hal meraih pole position maupun naik podium dalam balapan.(*)Penerjemah: Alviansyah I.W Pasaribu

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com


View the original article here

Rekor Marc Marquez

Pebalap muda Marc Marquez memenangi persaingan atas rekan setimnya dari Honda Repsol, Dani Pedrosa, untuk menjuarai seri MotoGP Amerika di Circuit of The Americas, Minggu (Senin WIB, 22 April 2013). (motogp.com)

Jakarta (ANTARA News) - Kejuaraan balap MotoGP musim 2013 telah berakhir dan memastikan tahta juara kelas utama MotoGP menjadi milik Marc Marquez si pendatang baru asal Spanyol.

Gelar juara yang diraih Marquez ini ternyata diwarnai banyak rekor dalam perjalanannya meraih gelar bersejarah di kali pertama di kelas MotoGP. 

Rekor Marc Marquez di musim 2013 dilansir dari MotoGP- Marquez adalah rookie pertama yang memenangkan gelar juara dunia kelas utama sejak Kenny Roberts meraihnya pada tahun 1978.- Pada usia 20 tahun 266 hari Marquez menjadi pembalap termuda yang memenangkan gelar juara dunia, mengalahkan catatan Freddie Spencer yang mendapatkannya di usia 21 tahun 258 hari pada tahun 1983 bersama tim Honda.- Marquez adalah pebalap keempat yang memenangkan gelar juara dunia dalam tiga kategori berbeda dalam 65 tahun sejarah MotoGP bersama Mike Hailwood, Phil Read dan Valentino RossiPerjalanan menuju gelar juara dunia MotoGP 2013- Pada balapan pembukaan di Qatar, Marquez menjadi pembalap termuda keempat sepanjang sejarah yang naik podium MotoGP setelah Randy Mamola, Eduardo Salatino dan Norick Abe.- Pada balapan pertama Marquez menjadi pembalap termuda yang memiliki lap tercepat pada usia 20 tahun dan 49 hari. Pemegang rekor sebelumnya adalah Freddie Spencer, 20 tahun 161 hari di Sirkuit Misano pada tahun 1982.- Kemenangannya di Grand Prix Amerika pada usia 20 tahun dan 63 hari membuatnya menjadi pebalap termuda yang pernah memenangkan MotoGP mengalahkan catatan dari Freddie Spencer yang berusia 20 tahun 196 hari di GP Belgia pada tahun 1982.- Marquez menjadi pembalap termuda yang meraih pole pada kualifikasi GP Austin di usia 20 tahun 62 hari mengalahkan catatan Freddie Spencer yang berusia 20 tahun 153 hari ketika meraih pole pertamanya di Jarama tahun 1982.- Kemenangan di Austin juga membuat Marquez menjadi pebalap termuda dalam 65 tahun sejarah MotoGP yang mampu menang dalam tiga kelas yang berbeda, mengambil catatan dari rekan setimnya Dani Pedrosa yang memperolehnya di usia 20 tahun 227 hari ketika ia menang di China pada tahun 2006.- Marquez adalah pembalap pertama yang menang di dua start pertama dalam 15 tahun terakhir setelah Max Biaggi menang pada debutnya di Suzuka tahun 1998.- Marquez adalah pembalap pertama yang menyelesaikan dua balapan dengan naik podium di kelas utama MotoGPsetelah Jorge Lorenzo pada tahun 2008.- Setelah naik podium di dua balapan pertama, Marquez dan Jorge Lorenzo menjadi pembalap termuda yang pernah memimpin klasemen di kelas utama, Jorge Lorenzo memimpin klasemen setelah menang di Estoril pada usia 20 tahun 345 hari pada tahun 2008.- Kemenangan di Austin juga membuat Marquez menjadi pembalap termuda yang memperoleh podium kedua kalinya secara beruntun, mengalahkan catatan Randy Mamola yang naik podium di Spanyol dan Perancis tahun 1980 di usia 20 tahun 197 hari.- Pada GP Spanyol,Marc Marquez yang berusia 20 tahun dan 77 hari menjadi pembalap termuda yang naik podium tiga kali berturut-turut, mengalahkan catatan Jorge Lorenzo yang kala itu berusia 20 tahun 345 hari pada tahun 2008- Pada GP Prancis, Marquez hanya menjadi pembalap kedua yang naik podium dalam empat balapan pertamanya di kelas utama MotoGP, pembalap lain untuk mencapai ini adalah Max Biaggi pada tahun 1998- Kemenangan beruntun Marc Marquez di Sachsenring dan Laguna Seca memberinya catatan sebagai pembalap termuda sepanjang masa yang memenangkan dua balapan beruntun pada usia 20 tahun 154 hari, mengalahkan Freddie Spencer.- Kemenangan di Sachsenring dan Laguna Seca juga membuat Marquez menjadi rookie pertama di kelas utama yang menang secara beruntun setelah Kenny Roberts, di Austria dan Perancis pada tahun 1978.- Kemenangan di Indianapolis membuat Marquez menjadi rookie kedua yang memenangkan tiga GP beruntun setelah Kenny Roberts yang menang di Austria, Perancis dan Italia pada tahun 1978.- Kemenangan Marquez di Sachsenring, Laguna Seca dan Indianapolis memberinya catatan pembalap termuda sepanjang sejarah yang memenangkan tiga balapan berturut-turut di usia 20 tahun 182 hari, mengalahkan Freddie Spencer yang berusia 21 tahun dan 125 hari tua ketika ia menang di Afrika Selatan , Prancis dan Italia pada tahun 1983.- Kemenangan di GP Ceko membuat Marquez menjadi rookie pertama yang pernah memenangkan empat balapan MotoGP berturut-turut- Kemenangannya di Motorland Aragon adalah kemenangan keenam dan jumlah terbesar yang pernah dimenangkan oleh rookie di kelas utama MotoGP- Kemenangan Marc Marquez di Sachsenring, Laguna Seca, Indianapolis dan Brno membuatnya menjadi pebalap termuda sepanjang masa yang memenangkan empat balapan berturut-turut MotoGP pada usia 20 tahun dan 189 hari.- Marquez naik podium 16 kali pada MotoGP 2013 menjadi jumlah terbesar yang pernah diraih seorang rookie di kelas utama MotoGP.- Marquez meraih pole dalam kualifikasi sebanyak sembilan di tahun 2013 dan menjadi jumlah terbesar yang pernah diraih seorang rookie di kelas utama Moto GP.- Marquez meraih 334 poin dan menjadi jumlah terbesar yang pernah dicapai seorang rookie di kelas utama.Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com


View the original article here

Sabtu, 09 November 2013

Hitung-hitungan Peluang Marquez dan Lorenzo Menjuarai MotoGP 2013

VIVAnews – Serupa dengan edisi 2006, perebutan titel juara MotoGP 2013 akan ditentukan pada seri terakhir. Pemimpin klasemen sementara, Marc Marquez, dari Honda dan andalan Yamaha, Jorge Lorenzo, hanya dipisahkan 13 poin, sehingga keduanya masih berpeluang menjadi yang terbaik musim ini.

Pada awal musim, Marquez, Lorenzo, dan Dani Pedrosa sama-sama menunjukkan kecepatan terbaiknya dan mereka bergantian menjadi pemenang di setiap seri. Namun, saat memasuki seri 8 di Jerman, kompetisi mulai dikuasai Marquez, seiring cederanya Lorenzo dan Pedrosa. Marquez pun menang pada empat seri berturut-turut sehingga dominan di klasemen.

Lorenzo kemudian mulai bangkit dengan memenangi balapan di Inggris dan San Marino, sedangkan Marquez hanya mampu finis kedua. Dan, puncaknya adalah balapan di sirkuit Phillip Island, Australia. Lorenzo finis pertama, dan Marquez sama sekali tak mendapat poin lantaran didiskualifikasi akibat melanggar peraturan masuk pit. Perbedaan poin mengecil, dari 43 menjadi 18. 

Setelah memenangi balapan di Motegi, Jepang, perbedaan menjadi 13 poin saja dan perebutan gelar juara ditentukan pada seri pamungkas di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 8-10 November 2013. Marquez hanya perlu finis di posisi 4 besar untuk bisa menahbiskan diri menjadi juara MotoGP musim ini. Namun, ada beberapa kemungkinan lain yang akan menentukan perebutan titel juara.

Berikut hitung-hitungan peluang Marquez dan Lorenzo, seperti dilansir Crash:
- Jika Lorenzo menang, Marquez harus finis di posisi 4 atau lebih baik untuk menjadi juara
- Jika Lorenzo finis kedua, Marquez harus finis di posisi 8 atau lebih baik untuk menjadi juara
- Jika Lorenzo finis ketiga, Marquez harus finis di posisi 12 atau lebih baik untuk menjadi juara
- Jika Lorenzo finis keempat, Marquez harus finis di posisi 15 atau lebih baik untuk menjadi juara
- Jika Lorenzo tak finis di empat besar, Marquez otomatis menjadi juara (one)


View the original article here

Kondisi Leher Marquez Membaik Jelang MotoGP Valencia

VIVAnews - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dalam kondisi terbaik jelang balapan krusial di MotoGP Valencia, 8-10 November 2013. Calon juara dunia MotoGP 2013 itu sudah tidak mengalami masalah dengan cedera leher.

Setelah gagal di dua peluang sebelumnya, seri Australia dan Jepang, Marquez bisa memastikan gelar juara dunia MotoGP 2013 di Valencia akhir pekan ini. Dengan keunggulan 13 poin atas pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, Marquez hanya butuh finis di posisi empat besar untuk memastikan gelar juara dunia.

"Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik di Valencia. Tapi, cuaca di sini akan menjadi faktor penting, karena bisa berubah-ubah. Saya tidak sabar untuk kembali ke garasi dan menunggangi motor," ujar Marquez seperti dilansir Crash.net.

Di Australia, Marquez harus terkena diskualifikasi. Sedangkan di Jepang, juara dunia Moto2 2012 itu hanya finis di posisi kedua setelah kalah dari Lorenzo. Marquez sadar tidak boleh melakukan kesalahan di seri terakhir Valencia jika ingin menjadi juara dunia MotoGP.

"Tentunya kami tahu apa yang dipertaruhkan di seri terakhir musim ini. Tapi seperti biasa, kami akan melakukan pendekatan seperti balapan lainnya. Kami akan bekerja keras dari hari pertama dan melakukan yang terbaik," tegas Marquez.

Marquez sempat mengalami kecelakaan di sesi pemanasan MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi. Namun, pembalap 20 tahun itu memastikan kondisi lehernya sudah membaik.

"Setelah kecelakaan di Motegi, saya harus menjalani rehabilitasi di bagian leher jelang balapan ini. Kini kondisinya sudah jauh membaik," ucap Marquez.

Jika mampu menjadi juara dunia di Valencia, maka Marquez akan menyamai catatan Kenny Roberts (1978), sebagai pembalap rookie yang mampu merajai kelas primer Grand Prix. Marquez juga akan menjadi pembalap termuda yang mampu merebut gelar juara dunia kelas primer. (sj)


View the original article here

Tertinggal dari Marquez di Hari Pertama, Lorenzo Tak Tertekan

VIVAnews – Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, selalu kalah dari Lorenzo pada dua sesi latihan bebas perdana seri penutup MotoGP 2013 di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Jumat, 8 November kemarin. Namun, pembalap asal Spanyol tersebut tak merasakan adanya tekanan dan merasa masih mampu berjuang hingga balapan, Minggu 10 November nanti.

Pada latihan bebas I, Lorenzo menjadi pembalap kedua tercepat dengan catatan waktu 1 menit 31,575 detik atau tertinggal 0,018 detik dari Marquez. Namun, pada latihan bebas II, X Fuera harus turun posisi ke peringkat 3 karena catatan waktunya 1 menit 31,378 detik dikalahkan Dani Pedrosa. Dan Marquez masih menjadi yang tercepat.

“Hari ini (Jumat 9 November) sangatlah berangin, sehingga sulit untuk meraih waktu yang sama seperti pagi hari, tapi kami terus meningkat. Dengan sedikit perubahan pada motor, kami bisa lebih cepat,” ujar Lorenzo, seperti dilansir Crash.

“Kami tak hanya fokus pada satu lap atau satu sisi saja, tapi kami ingin adanya peningkatan pada seluruh area trek. Saya pikir, kami memiliki ruang untuk berkembang,” sambung pembalap berusia 26 tahun yang telah mengoleksi dua gelar juara dunia (2010 dan 2012) tersebut.

Lorenzo juga kembali menekankan nothing to lose jelang balapan penentuan Minggu nanti. Tertinggal 13 poin dari Marquez, Lorenzo mengatakan hanya mengincar kemenangan. Jika pun gagal mempertahankan gelar juara MotoGP, pembalap bernama lengkap Jorge Lorenzo Guerrero itu mengaku tak kecewa.

“Saya tak merasakan adanya tekanan. Meraih posisi 2 di kejuaraan adalah hal bagus. Jadi saya hanya akan mencoba untuk memenangi balapan dan menunggu hasil yang didapat Marc,” kata Lorenzo, yang pada MotoGP Valencia ini menggunakan helm dengan desain khusus Call of Duty. (one)


View the original article here

Marquez Belum Temukan Strategi Tepat di MotoGP Valencia

VIVAbola - Rider Repsol Honda, Marc Marquez, tidak ingin terlena dengan hasil bagus yang didapat dalam sesi latihan bebas pada Jumat, 8 November 2013 kemarin, di MotoGP Valencia.

Rookie MotoGP itu akan menjalani pekan bersejarah dalam hidupnya. Marquez saat ini mengungguli rival terberatnya, Jorge Lorenzo. Rider asal Spanyol itu unggul 13 poin atas pembalap Yamaha itu. Bila meraih podium satu, Marquez dipastikan bisa mengunci gelar juara dunia.

Pada sesi latihan bebas 2, Marquez tampil sebagai pembalap tercepat. Pembalap 20 tahun itu mengalahkan Lorenzo dan rekan satu timnya, Dani Pedrosa. Namun, Marquez tidak ingin cepat berpuas diri.

"Ini bagus untuk memulai pekan paling penting musim ini dengan perasaan bagus," kata Marquez dilansir dari Crash. "Kami masih perlu memperbaiki setingan motor. Tapi, sampai saat ini kami tetap menjadi yang tercepat. Ini hal utama menjelang lomba," katanya.

Marquez sampai saat ini belum mengetahui strategi yang akan diterapkan dalam kualifikasi dan balapan nanti. Menurutnya, tim Honda masih melihat kecepatan angin dan grip ban yang masih belum sempurna.

"Sulit untuk mengatakan strategi yang akan dipakai. Semua masih bergantung besok. Kami masih harus melihat aspek yang perlu diperbaiki," ungkap Marquez.

Juara dunia Moto2 musim lalu itu tidak menyangkal ban menjadi persoalan utama saat ini. Masalah itu terasa saat latihan bebas 2, Jumat kemarin.

"Saya pikir kami harus terus menekan, namun tetap konsentrasi seperti biasa dan menemukan setingan terbaik untuk balapan," tutur Marquez. (one)


View the original article here

Lorenzo: Marquez dalam Tekanan, Balapan Valencia Akan Seru

VIVAnews – Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, dan andalan Honda, Marc Marquez, akan saling sikut demi titel juara MotoGP pada seri penentuan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 8-10 November 2013. Lorenzo mengatakan, meski Marquez memiliki peluang lebih besar darinya, namun justru itu akan memberi tekanan lebih bagi pembalap 20 tahun itu.

Lorenzo sempat tertinggal 43 poin dari Marquez, sebelum digelarnya balapan GP Australia di Sirkuit Phillip Island, 20 Oktober lalu. Saat itu, X Fuera diuntungkan oleh didiskualifikasinya Marquez, sehingga perbedaan poin di antara keduanya pun mengecil. Kembali menang pada balapan di GP Jepang di Motegi, 27 Oktober lalu, Lorenzo pun kini hanya tertinggal 13 poin saja dari Marquez.

“Balapan terakhir di Valencia akan menyenangkan, mungkin yang paling seru sepanjang musim. Kami tetap akan bertarung dan itulah yang paling penting. Saya sangat antusias karena pada tiga balapan yang lalu, kami berpikir kejuaraan sudah berakhir, namun ternyata masih punya kesempatan untuk titel,” ujar Lorenzo, seperti dilansir Crash, Kamis 7 November 2013.

“Valencia adalah balapan kandang saya. Dan jika melihat posisi kami di klasemen, balapan nanti akan emosional. Kami hanya mengincar kemenangan. Mungkin rival utama kami (Marquez) mendapat tekanan lebih di Valencia dibandingkan kami, karena dia dekat dengan gelar juara,” lanjut pembalap asal Spanyol berusia 26 tahun itu.

Meskipun Marquez hanya perlu finis di urutan 4 untuk merengkuh titel juara, Lorenzo enggan memikirkan hal itu. Baginya, yang terpenting adalah menarik gas sedalam mungkin untuk finis terdepan. Baru setelahnya berharap akan keberuntungan yang mengantarkan dirinya mempertahankan gelar juara.

“Saya tak sabar untuk berkendara di sana dan menekan dengan kecepatan yang saya miliki. Jika bisa terus membalap pada level ini, kami bisa bertarung untuk menang dan kemudian menunggu situasinya. Anda tak pernah tahu apa yang dapat terjadi, khususnya jika cuaca tak menentu seperti tahun lalu. Kami tak akan menyerah hingga akhir!” tutupnya.

Jika mampu menjadi juara MotoGP musim ini, Lorenzo merengkuh titel untuk ketiga kalinya, setelah pernah merasakannya pada 2010 dan 2012. Sementara itu, bagi Marquez, titel juara musim ini akan membuat dirinya sejajar dengan Kenny Roberts, sebagai pembalap debutan yang langsung menjadi juara pada kelas primer Grand Prix. (one)


View the original article here

Latihan Bebas I MotoGP Valencia, Marquez Ungguli Lorenzo

VIVAnews – Pembalap Honda, Marc Marquez menjadi yang tercepat pada latihan bebas (free practice) I MotoGP Valencia, yang berlangsung di sirkuit Ricardo Tormo, Jumat 8 November 2013 sore WIB. Marquez, yang merupakan calon juara dunia musim ini, mampu mengungguli pesaing utamanya asal Yamaha, Jorge Lorenzo.

Marquez, yang kini unggul 13 poin dari Lorenzo di klasemen sementara, meraih catatan waktu terbaik 1 menit 31,557 detik, sedangkan Lorenzo harus puas berada di urutan kedua dengan 1 menit 31,575 detik. Sementara itu, rekan Marquez, Dani Pedrosa berada di peringkat 3 dengan 1 menit 31,581 detik.

Tempat keempat diisi oleh pembalap Tech 3, Bradley Smith yang menorehkan catatan waktu 1 menit 32,086 detik. Kemudian disusul Valentino Rossi dari Yamaha dengan 1 menit 32,237 detik. Sementara itu, Duo Ducati, Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso hanya mampu menempati peringkat 9 dan 10.

Marquez dan Lorenzo akan bertarung memperebutkan gelar juara musim ini pada balapan Minggu, 10 November 2013. Dengan keunggulan 13 poin, Marquez hanya perlu finis keempat untuk memastikan diri meraih titel, yang juga akan menjadikan dirinya sejajar Kenny Roberts, sebagai debutan yang langsung menjuarai kelas primer Grand Prix.

Hasil lengkap Latihan Bebas I MotoGP Valencia:
Pos – Pembalap – Negara – Tim/Motor – Waktu – Lap
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 31.557s (Lap 20/21)
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 31.575s (12/19)
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 31.581s (10/18)
4. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 32.086s (19/22)
5. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 32.237s (7/23)
6. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 32.382s (19/20)
7. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 32.434s (19/21)
8. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 32.501s (21/21)
9. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 1m 32.520s (8/21)
10. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 1m 32.538s (15/19)
11. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 32.858s (11/15)
12. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 1m 33.372s (20/21)
13. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 33.570s (18/19)
14. Michele Pirro ITA Ducati Test Team (GP13) 1m 33.665s (6/19)
15. Yonny Hernandez COL Ignite Pramac Racing (GP13) 1m 33.712s (17/18)
16. Claudio Corti ITA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 33.801s (15/19)
17. Hector Barbera ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 33.880s (18/19)
18. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 1m 34.025s (14/24)
19. Hiroshi Aoyama JPN Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 34.425s (7/21)
20. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 1m 34.444s (20/20)
21. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 34.872s (12/12)
22. Luca Scassa ITA Cardion AB Motoracing (ART CRT) 1m 35.043s (17/18)
23. Bryan Staring AUS Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 35.530s (19/21)
24. Damian Cudlin AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)* 1m 35.953s (9/18)
25. Lukas Pesek CZE Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 1m 36.452s (14/15)
26. Martin Bauer AUT Remus Racing Team (S&B Suter-BMW CRT) 1m 37.177s (16/17)


View the original article here

Marquez Kuasai Hari Pertama MotoGP Valencia

VIVAnews – Pembalap Honda, Marc Marquez, menunjukkan dominasinya pada hari pertama seri penutup MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Jumat 8 November 2013. Setelah menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas (free practice) pertama, pembalap asal Spanyol itu kembali melakukannya pada sesi kedua.

Marquez menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 31,220 detik. Satu peringkat di bawah Marquez ada rekannya, Dani Pedrosa, yang meraih catatan waktu 1 menit 31,286 detik. Sementara pesaing utamanya dalam perebutan gelar juara dunia, Jorge Lorenzo dari Yamaha, harus puas berada di urutan 3 dengan 1 menit 31,378 detik.

Posisi 4 menjadi milik pembalap Tech 3, Cal Crutchlow, yang menorehkan catatan waktu 1 menit 31,502 detik, disusul Valentino Rossi dari Yamaha dengan 1 menit 31,639 detik. Kemudian ada Stefan Bradl dari LCR dengan 1 menit 31,858 detik. Duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Nicky Hayden belum juga mampu meraih hasil memuaskan dengan menempati peringkat 10 dan 11.

Hasil tersebut merupakan hal positif bagi Marquez, yang akan bertarung dengan Lorenzo pada balapan Minggu, 10 November 2013. Dengan keunggulan 13 poin, Marquez hanya perlu finish keempat untuk memastikan diri meraih titel, yang juga akan menjadikan dirinya sejajar Kenny Roberts sebagai debutan yang langsung menjuarai kelas primer Grand Prix.

Hasil lengkap Latihan Bebas II MotoGP Valencia:
Pos – Pembalap – Negara – Tim/Motor – Waktu – Lap

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 31.220s (Lap 16/20)
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 31.286s (16/22)
3. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 31.378s (15/19)
4. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.502s (21/22)
5. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 31.639s (20/24)
6. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 31.858s (20/22)
7. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 31.873s (20/22)
8. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.984s (21/23)
9. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 1m 32.363s (19/21)
10. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 1m 32.395s (18/21)
11. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 1m 32.596s (21/22)
12. Michele Pirro ITA Ducati Test Team (GP13) 1m 32.756s (15/20)
13. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 32.809s (9/11)
14. Claudio Corti ITA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 33.172s (8/19)
15. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 33.252s (22/22)
16. Hector Barbera ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 33.270s (18/20)
17. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 1m 33.304s (18/21)
18. Yonny Hernandez COL Ignite Pramac Racing (GP13) 1m 33.487s (19/21)
19. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 33.727s (13/20)
20. Luca Scassa ITA Cardion AB Motoracing (ART CRT) 1m 34.049s (16/19)
21. Hiroshi Aoyama JPN Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 34.077s (7/14)
22. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 1m 34.132s (19/21)
23. Bryan Staring AUS Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 35.478s (19/21)
24. Damian Cudlin AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)* 1m 35.644s (15/16)
25. Martin Bauer AUT Remus Racing Team (S&B Suter-BMW CRT) 1m 35.832s (17/19)
26. Lukas Pesek CZE Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 1m 36.353s (14/15)


View the original article here

Marquez Lanjutkan Dominasi di Latihan MotoGP Valencia

VIVAnews - Marc Marquez kembali mencatat sukses di sesi latihan MotoGP Valencia. Dia menjadi yang tercepat pada latihan bebas (free practice) 3, Sabtu, 9 November 2013.

Melibas 22 lap di Sirkuit Ricardo Tormo, Marquez mencatatkan waktu terbaik 1 menit 30,803 detik. Rider Honda tersebut diketahui juga menjadi yang tercepat dalam dua sesi sebelumnya.

Di posisi kedua, bercokol pesaing utama Marquez dalam perebutan gelar juara dunia musim ini, Jorge Lorenzo. Pembalap Yamaha tersebut tertinggal 0,113 detik dari Marquez.

Tandem Lorenzo di Yamaha, Valentino Rossi membuntuti di posisi ketiga. The Doctor mencatatkan waktu tercepat 1 menit 31,033 detik.

Dani Pedrosa dan Cal Crutchlow melengkapi posisi lima besar. Meraka masing-masing mencatatkan waktu tercepat 1 menit 31,309 detik serta 1 menit 31,817 detik.

Hasil Latihan Bebas 3 MotoGP Valencia:
 1.  Marc Marquez      Honda                 1m30.803s           22    
2.  Jorge Lorenzo     Yamaha                1m30.916s  +0.113s  20    
3.  Valentino Rossi   Yamaha                1m31.033s  +0.230s  23    
4.  Dani Pedrosa      Honda                 1m31.309s  +0.506s  20    
5.  Cal Crutchlow     Tech 3 Yamaha         1m31.817s  +1.014s  20    
6.  Alvaro Bautista   Gresini Honda         1m31.854s  +1.051s  21    
7.  Stefan Bradl      LCR Honda             1m31.891s  +1.088s  21    
8.  Nicky Hayden      Ducati                1m32.008s  +1.205s  22    
9.  Andrea Dovizioso  Ducati                1m32.186s  +1.383s  18    
10.  Bradley Smith     Tech 3 Yamaha         1m32.326s  +1.523s  20    
11.  Aleix Espargaro   Aspar Aprilia         1m32.638s  +1.835s  18    
12.  Andrea Iannone    Pramac Ducati         1m32.755s  +1.952s  20    
13.  Danilo Petrucci   Ioda-Suter-BMW        1m32.877s  +2.074s  22    
14.  Hector Barbera    Avintia FTR-Kawasaki  1m33.030s  +2.227s  20    
15.  Michele Pirro     Pramac Ducati         1m33.102s  +2.299s  19    
16.  Claudio Corti     Forward FTR-Kawasaki  1m33.438s  +2.635s  18    
17.  Randy de Puniet   Aspar Aprilia         1m33.457s  +2.654s  20    
18.  Colin Edwards     Forward FTR-Kawasaki  1m33.517s  +2.714s  22    
19.  Yonny Hernandez   Pramac Ducati         1m33.630s  +2.827s  18    
20.  Hiroshi Aoyama    Avintia FTR-Kawasaki  1m33.673s  +2.870s  17    
21.  Luca Scassa       Cardion Aprilia       1m34.532s  +3.729s  18    
22.  Michael Laverty   PBM-Aprilia           1m34.737s  +3.934s  20    
23.  Lukas Pesek       Ioda-Suter-BMW        1m35.259s  +4.456s  18    
24.  Bryan Staring     Gresini FTR-Honda     1m35.455s  +4.652s  21    
25.  Martin Bauer      Remus-Suter-BMW       1m36.176s  +5.373s  21    
26.  Damian Cudlin     PBM-Aprilia           1m36.183s  +5.380s  20


View the original article here

Berniat Hanya Belajar, Marquez di Ambang Gelar Juara Dunia MotoGP

VIVAnews – Pembalap Honda, Marc Marquez, selangkah lagi menahbiskan diri menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Marquez mengaku hal tersebut di luar perkiraannya.

Pembalap debutan asal Spanyol itu mengaku awalnya hanya berniat untuk mempelajari hal-hal baru yang belum dirasakannya saat menjajal kelas 125cc dan Moto2. Tapi, kini kenyataannya, dia sangat berpeluang menjadi juara dunia.

Marquez akan menjalani pertarungan sengit dengan pesaing utamanya, Jorge Lorenzo dari Yamaha, di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia 8-10 November 2013. Dengan keunggulan 13 poin, pembalap berusia 20 tahun itu akan menjadi juara dunia jika finis di posisi 4 besar. Marquez pun dibalut rasa optimistis.

“Saya merasa bagus dan siap untuk menjalani akhir pekan paling penting musim ini, dan mungkin sepanjang karier saya. Pada 2010, saya juga menjalani akhir pekan yang penting di sini untuk (titel juara) 125cc. MotoGP selalu berbeda, tapi kami akan mencoba untuk selalu memberikan yang terbaik,” ujar Marquez, seperti dilansir Crash.

“Situasi ini jauh lebih baik daripada yang kami perkirakan. Karena tahun ini saya hanya mencoba untuk belajar, dan mengalami peningkatan di setiap balapan. Kami tak bisa membayangkan bisa unggul di kejuaraan hingga balapan terakhir. Kita akan lihat bagaimana kami menuntaskannya,” lanjut juara Moto2 musim 2012 lalu tersebut. 

Marquez juga mengenang momen di Valencia tahun lalu. “Ini merupakan (tempat) di mana saya melakukan jumpa pers pertama kali sebagai pembalap MotoGP, satu tahun lalu. Saat itu, saya gugup dan sama sekali tak terpikir akan menghadapi situasi ini, unggul di klasemen dan bertarung dengan Jorge memperebutkan kejuaraan,” ujar Marquez.

Jika mampu menjadi juara MotoGP musim ini, Marquez akan mensejajarkan diri dengan Kenny Roberts, sebagai pembalap debutan yang langsung menjadi juara pada kelas primer Grand Prix. Selain itu, dia pun akan mematahkan rekor Freddie Spencer yang menjadi juara termuda kala meraih gelar juara dunia kelas primer Grand Prix pertamanya (1983) pada usia 21 tahun dan 258 hari. (one)


View the original article here

Marquez Rebut Pole Position di Valencia

VIVAbola – Rider Repsol Honda, Marc Marquez bakal start terdepan di balapan MotoGP Valencia usai menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi, Sabtu 9 November 2013. Sementara pesaing terdekat Marquez, Jorge Lorenzo, akan memulai race tepat di belakangnya.  

Pada sesi kualifikasi yang digelar di Sirkuit Ricardo Tomo, Marquez menorehkan hasil sempurna. Selain menguasai kualifikasi, sebelumnya, pembalap rookie di MotoGP ini juga selalu menjadi yang tercepat di tiga sesi latihan bebas terakhir.  

Untuk menempati pole position, Marquez mencatatkan waktu 1 menit 30.,237 detik, sedangkan Lorenzo mencatatkan waktu 1 menit 30,577 detik. Ini juga menjadi pole position kesembilan Marquez sepanjang musim MotoGP 2013.

Sementara itu, rekan setim Marquez, Dani Pedrosa harus puas start dari posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 30,663 detik, disusul Valentino Rossi dari Yamaha di belakangnya. Rider Yamaha Tech3, Cal Crutchlow menempati posisi kelima saat memulai balapan pamungkas musim ini.

Dua pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Nicky Hayden harus puas start dari posisi kesembilan dan kesepuluh. Dalam balapan nanti, Marquez terbilang lebih diunggulkan untuk mengamankan gelar juara dunia MotoGP 2013, karena saat ini dia memimpin 13 poin atas Lorenzo di klasemen kejuaraan dunia.

Hasil Lengkap Babak Kualifikasi MotoGP Valencia:

Q2:
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 30.237s (Lap 7/9)
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 30.577s (7/7)
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 30.663s (9/9)
4. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 30.920s (8/9)
5. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.113s (9/9)
6. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.201s (7/9)
7. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 31.594s (4/7)
8. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 31.638s (9/9)
9. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 1m 31.718s (8/9)
10. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 1m 31.870s (6/8)
11. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 1m 31.963s (8/9)
12. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 1m 33.116s (7/9)

Q1:
13. Hector Barbera ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 32.773s (7/8)
14. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 32.807s (7/7)
15. Claudio Corti ITA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 32.961s (2/6)
16. Yonny Hernandez COL Ignite Pramac Racing (GP13) 1m 32.966s (7/7)
17. Michele Pirro ITA Ducati Test Team (GP13) 1m 32.966s (5/5)
18. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 33.203s (7/9)
19. Hiroshi Aoyama JPN Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 33.328s (5/9)
20. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 33.869s (3/7)
21. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 1m 34.018s (10/10)
22. Luca Scassa ITA Cardion AB Motoracing (ART CRT) 1m 34.113s (7/7)
23. Bryan Staring AUS Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 34.805s (3/9)
24. Damian Cudlin AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)* 1m 34.903s (5/8)
15. Lukas Pesek CZE Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 1m 34.993s (8/8)
16. Martin Bauer AUT Remus Racing Team (S&B Suter-BMW CRT) 1m 35.277s (6/8)

Mau lihat berita menarik lainnya, klik di sini


View the original article here

Jumat, 08 November 2013

Marc Marquez Jadi Role Model Pembalap F1

VIVAbola – Debut gemilang Marc Marquez bersama Repsol Honda di ajang MotoGP ternyata menginsipirasi pembalap Formula One, Daniel Ricciardo. Marquez akan dijadikan Ricciardo sebagai role model ketika musim depan dia bergabung dengan Red Bull Racing, untuk menjadi rekan setim Sebastian Vettel.

Loncat dari kelas Moto2 ke MotoGP, Marquez menjalani transisi mulus dengan memuncaki klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP. Bahkan, rider asal Spanyol itu berpeluang menjadi juara dunia MotoGP 2013 bila finis terdepan di Sirkuit Valencia akhir pekan ini. Ricciardo berharap dia juga bisa mengesankan saat mengaspal bersama Red Bull tahun depan.

"Marc Marquez adalah role model saat ini. Saya hanya pindah tim dan masih membalap di Formula One, dia  beralih kategori. Dia benar-benar membuat kagum banyak orang. Membuat segalanya jadi mungkin,” terang Ricciardo, seperti dilansir gpupdate, Selasa 5 November 2013.

"Saya tidak akan membebani diri saya sendiri dan berkata, ‘Saya akan melakukan ini’, tapi saya memiliki keyakinan pada diri saya sendiri. Saya akan memberikan kemampuan maksimal saya, itu pasti,” ujar  pembalap berpaspor Australia ini.

Meskipun Ricciardo tetap sepenuhnya memahami tantangan yang ada di depannya , pembalap berusia 24 tahun menambahkan bahwa ambisi utamanya adalah untuk membangun tim yang solid di sekelilingnya. Ricciardo juga ingin memastikan dirinya mendapatkan apa yang juga didapat Vettel dari Red Bull.

"Ini bukan masalah pribadi , tapi Anda perlu untuk membangun tim di sekitar Anda . Memiliki kesempatan tampil di tim top, saya pasti harus mendapatkan apa yang saya inginkan,” jelas pembalap yang musim ini membela Toro Rosso. 

"Itulah olahraga, setidaknya Anda ingin memastikan mendapatkan peralatan yang sama. Saya jelas datang dengan banyak rasa hormat untuk orang-orang di sekitar saya, termasuk Seb, tapi saya datang dengan visi dan tujuan,” urainya.

Mau lihat berita menarik sepakbola, klik di sini


View the original article here

Berniat Hanya Belajar, Marquez di Ambang Gelar Juara Dunia MotoGP

VIVAnews – Pembalap Honda, Marc Marquez, selangkah lagi menahbiskan diri menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Marquez mengaku hal tersebut di luar perkiraannya.

Pembalap debutan asal Spanyol itu mengaku awalnya hanya berniat untuk mempelajari hal-hal baru yang belum dirasakannya saat menjajal kelas 125cc dan Moto2. Tapi, kini kenyataannya, dia sangat berpeluang menjadi juara dunia.

Marquez akan menjalani pertarungan sengit dengan pesaing utamanya, Jorge Lorenzo dari Yamaha, di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia 8-10 November 2013. Dengan keunggulan 13 poin, pembalap berusia 20 tahun itu akan menjadi juara dunia jika finis di posisi 4 besar. Marquez pun dibalut rasa optimistis.

“Saya merasa bagus dan siap untuk menjalani akhir pekan paling penting musim ini, dan mungkin sepanjang karier saya. Pada 2010, saya juga menjalani akhir pekan yang penting di sini untuk (titel juara) 125cc. MotoGP selalu berbeda, tapi kami akan mencoba untuk selalu memberikan yang terbaik,” ujar Marquez, seperti dilansir Crash.

“Situasi ini jauh lebih baik daripada yang kami perkirakan. Karena tahun ini saya hanya mencoba untuk belajar, dan mengalami peningkatan di setiap balapan. Kami tak bisa membayangkan bisa unggul di kejuaraan hingga balapan terakhir. Kita akan lihat bagaimana kami menuntaskannya,” lanjut juara Moto2 musim 2012 lalu tersebut. 

Marquez juga mengenang momen di Valencia tahun lalu. “Ini merupakan (tempat) di mana saya melakukan jumpa pers pertama kali sebagai pembalap MotoGP, satu tahun lalu. Saat itu, saya gugup dan sama sekali tak terpikir akan menghadapi situasi ini, unggul di klasemen dan bertarung dengan Jorge memperebutkan kejuaraan,” ujar Marquez.

Jika mampu menjadi juara MotoGP musim ini, Marquez akan mensejajarkan diri dengan Kenny Roberts, sebagai pembalap debutan yang langsung menjadi juara pada kelas primer Grand Prix. Selain itu, dia pun akan mematahkan rekor Freddie Spencer yang menjadi juara termuda kala meraih gelar juara dunia kelas primer Grand Prix pertamanya (1983) pada usia 21 tahun dan 258 hari. (one)


View the original article here

Hitung-hitungan Peluang Marquez dan Lorenzo Menjuarai MotoGP 2013

VIVAnews – Serupa dengan edisi 2006, perebutan titel juara MotoGP 2013 akan ditentukan pada seri terakhir. Pemimpin klasemen sementara, Marc Marquez, dari Honda dan andalan Yamaha, Jorge Lorenzo, hanya dipisahkan 13 poin, sehingga keduanya masih berpeluang menjadi yang terbaik musim ini.

Pada awal musim, Marquez, Lorenzo, dan Dani Pedrosa sama-sama menunjukkan kecepatan terbaiknya dan mereka bergantian menjadi pemenang di setiap seri. Namun, saat memasuki seri 8 di Jerman, kompetisi mulai dikuasai Marquez, seiring cederanya Lorenzo dan Pedrosa. Marquez pun menang pada empat seri berturut-turut sehingga dominan di klasemen.

Lorenzo kemudian mulai bangkit dengan memenangi balapan di Inggris dan San Marino, sedangkan Marquez hanya mampu finis kedua. Dan, puncaknya adalah balapan di sirkuit Phillip Island, Australia. Lorenzo finis pertama, dan Marquez sama sekali tak mendapat poin lantaran didiskualifikasi akibat melanggar peraturan masuk pit. Perbedaan poin mengecil, dari 43 menjadi 18. 

Setelah memenangi balapan di Motegi, Jepang, perbedaan menjadi 13 poin saja dan perebutan gelar juara ditentukan pada seri pamungkas di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 8-10 November 2013. Marquez hanya perlu finis di posisi 4 besar untuk bisa menahbiskan diri menjadi juara MotoGP musim ini. Namun, ada beberapa kemungkinan lain yang akan menentukan perebutan titel juara.

Berikut hitung-hitungan peluang Marquez dan Lorenzo, seperti dilansir Crash:
- Jika Lorenzo menang, Marquez harus finis di posisi 4 atau lebih baik untuk menjadi juara
- Jika Lorenzo finis kedua, Marquez harus finis di posisi 8 atau lebih baik untuk menjadi juara
- Jika Lorenzo finis ketiga, Marquez harus finis di posisi 12 atau lebih baik untuk menjadi juara
- Jika Lorenzo finis keempat, Marquez harus finis di posisi 15 atau lebih baik untuk menjadi juara
- Jika Lorenzo tak finis di empat besar, Marquez otomatis menjadi juara (one)


View the original article here

Lorenzo: Marquez dalam Tekanan, Balapan Valencia Akan Seru

VIVAnews – Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, dan andalan Honda, Marc Marquez, akan saling sikut demi titel juara MotoGP pada seri penentuan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 8-10 November 2013. Lorenzo mengatakan, meski Marquez memiliki peluang lebih besar darinya, namun justru itu akan memberi tekanan lebih bagi pembalap 20 tahun itu.

Lorenzo sempat tertinggal 43 poin dari Marquez, sebelum digelarnya balapan GP Australia di Sirkuit Phillip Island, 20 Oktober lalu. Saat itu, X Fuera diuntungkan oleh didiskualifikasinya Marquez, sehingga perbedaan poin di antara keduanya pun mengecil. Kembali menang pada balapan di GP Jepang di Motegi, 27 Oktober lalu, Lorenzo pun kini hanya tertinggal 13 poin saja dari Marquez.

“Balapan terakhir di Valencia akan menyenangkan, mungkin yang paling seru sepanjang musim. Kami tetap akan bertarung dan itulah yang paling penting. Saya sangat antusias karena pada tiga balapan yang lalu, kami berpikir kejuaraan sudah berakhir, namun ternyata masih punya kesempatan untuk titel,” ujar Lorenzo, seperti dilansir Crash, Kamis 7 November 2013.

“Valencia adalah balapan kandang saya. Dan jika melihat posisi kami di klasemen, balapan nanti akan emosional. Kami hanya mengincar kemenangan. Mungkin rival utama kami (Marquez) mendapat tekanan lebih di Valencia dibandingkan kami, karena dia dekat dengan gelar juara,” lanjut pembalap asal Spanyol berusia 26 tahun itu.

Meskipun Marquez hanya perlu finis di urutan 4 untuk merengkuh titel juara, Lorenzo enggan memikirkan hal itu. Baginya, yang terpenting adalah menarik gas sedalam mungkin untuk finis terdepan. Baru setelahnya berharap akan keberuntungan yang mengantarkan dirinya mempertahankan gelar juara.

“Saya tak sabar untuk berkendara di sana dan menekan dengan kecepatan yang saya miliki. Jika bisa terus membalap pada level ini, kami bisa bertarung untuk menang dan kemudian menunggu situasinya. Anda tak pernah tahu apa yang dapat terjadi, khususnya jika cuaca tak menentu seperti tahun lalu. Kami tak akan menyerah hingga akhir!” tutupnya.

Jika mampu menjadi juara MotoGP musim ini, Lorenzo merengkuh titel untuk ketiga kalinya, setelah pernah merasakannya pada 2010 dan 2012. Sementara itu, bagi Marquez, titel juara musim ini akan membuat dirinya sejajar dengan Kenny Roberts, sebagai pembalap debutan yang langsung menjadi juara pada kelas primer Grand Prix. (one)


View the original article here

Kondisi Leher Marquez Membaik Jelang MotoGP Valencia

VIVAnews - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dalam kondisi terbaik jelang balapan krusial di MotoGP Valencia, 8-10 November 2013. Calon juara dunia MotoGP 2013 itu sudah tidak mengalami masalah dengan cedera leher.

Setelah gagal di dua peluang sebelumnya, seri Australia dan Jepang, Marquez bisa memastikan gelar juara dunia MotoGP 2013 di Valencia akhir pekan ini. Dengan keunggulan 13 poin atas pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, Marquez hanya butuh finis di posisi empat besar untuk memastikan gelar juara dunia.

"Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik di Valencia. Tapi, cuaca di sini akan menjadi faktor penting, karena bisa berubah-ubah. Saya tidak sabar untuk kembali ke garasi dan menunggangi motor," ujar Marquez seperti dilansir Crash.net.

Di Australia, Marquez harus terkena diskualifikasi. Sedangkan di Jepang, juara dunia Moto2 2012 itu hanya finis di posisi kedua setelah kalah dari Lorenzo. Marquez sadar tidak boleh melakukan kesalahan di seri terakhir Valencia jika ingin menjadi juara dunia MotoGP.

"Tentunya kami tahu apa yang dipertaruhkan di seri terakhir musim ini. Tapi seperti biasa, kami akan melakukan pendekatan seperti balapan lainnya. Kami akan bekerja keras dari hari pertama dan melakukan yang terbaik," tegas Marquez.

Marquez sempat mengalami kecelakaan di sesi pemanasan MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi. Namun, pembalap 20 tahun itu memastikan kondisi lehernya sudah membaik.

"Setelah kecelakaan di Motegi, saya harus menjalani rehabilitasi di bagian leher jelang balapan ini. Kini kondisinya sudah jauh membaik," ucap Marquez.

Jika mampu menjadi juara dunia di Valencia, maka Marquez akan menyamai catatan Kenny Roberts (1978), sebagai pembalap rookie yang mampu merajai kelas primer Grand Prix. Marquez juga akan menjadi pembalap termuda yang mampu merebut gelar juara dunia kelas primer. (sj)


View the original article here