Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Marquez juara dunia MotoGP 2013

Marc Marquez. (motogp.com)

Jakarta (ANTARA News) - Marc Marquez, pebalap Repsol Honda asal Spanyol, pastikan raih gelar juara dunia MotoGP 2013 pada balapan seri terakhir yang dihelat di Valencia, Spanyol, (10/11).Marc Marquez, 20 tahun, menjadi rookie termuda yang meraih tahta juara dunia MotoGP setelah Kenny Roberts pada tahun 1978. Marquez juga menjuarai kelas Moto2 pada 2012 dan moto3 pada 2010.Pada balapan sesi terakhir ini, juara bertahan dari tim Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo berhasil finis di posisi pertama disusul Dani Pedrosa dan Marquez di posisi ketiga. Namun di klasemen akhir nilai total Lorenzo hanya 330, terpaut empat poin dari Marquez yang 334.
Akhitnya, Lorenzo, pebalap yang memiliki jumlah kemenangan terbanyak pada MotoGP 2013 yakni delapan kali juara (Qatar, Italia, Catalunya, Inggris, San Marino, Australia, Jepang dan Spanyol)  harus merelakan gelar juara dunia jatuh ke tangan Marquez.Marquez meskipun hanya enam kali finis terdepan namun dari 18 seri MotoGP sepanjang 2013, ia 16 kali naik podium dan hanya dua kali gagal naik podium yakni di Italia dan Australia.Balapan seri terakhir di Valencia yang dilangsungkan sebanyak 30 putaran ini berlangsung sengit.Pada delapan putaran pertama, balapan seri pamungkas ini diwarnai duel saling kejar antara Lorenzo, Pedrosa dan Marquez sejak lap pertama. Namun sampai putaran terakhir posisi Lorenzo tetap berada di posisi pertama dan Marquez memastikan juara dunia meskipun finish di posisi tiga karena unggul di sistem poin.Berikut hasil MotoGP Valecia, Minggu, seperti dikutip dari laman motogp.com:
Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com


View the original article here

Marc Marquez, juara dunia MotoGP termuda

Marc Marquez. (motogp.com)

Valencia (ANTARA News) - Pebalap pendatang baru dari Spanyol Marc Marquez menjadi juara dunia MotoGP termuda pada usia 20 tahun, ketika dia finis di urutan ketiga pada balapan terakhir musim ini di Valencia pada Minggu.

Pebalap Honda yang memulai balapan dari posisi pole (star pertama) pada balapan di Valencia, memacu motornya dengan secara aman dengan menghindari salip-salipan dengan juara bertahan Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa sebelum sempat mantap di posisi kedua setelah lap ke-11.

Petugas balapan mengatakan, mereka akan menyelidiki sebuah peristiwa ketika Lorenzo tampak "mendorong" menyingkirkan Pedrosa pada lap ke-10. Namun Pedrosa yang merupakan rekan satu tim Marquez, kembali bisa bertarung dan berebut posisi kedua di belakang Lorenzo.

Marquez memastikan gelarnya dengan mengemas 334 poin, empat poin lebih unggul dari Lorenzo dan 34 lebih baik dari Pedrosa.

Marquez memecahkan rekor yang dipegang Freddie Spencer selama 30 tahun, ketika pebalap asal AS itu menjadi juara pada usia 21 tahun juga dengan mengendarai Honda.

"Itu balapan terpanjang tahun ini untuk saya," kata Marquez yang tahun lalu adalah juara dunia Moto2.

"Saya sangat tegang pada saat start, saya tidak bisa mengatakan bahwa saya ada, tapi ternyata saya ada, Jorge memacu kendaraannya pada awal sangat bagus," katanya.

"Ini menjadi tahun terhebat, lebih cepat dari yang saya perkirakan, mungkin sangat dini, tapi saya ingin berterimakasih kepada kepada setiap orang dari tim saya dan para pendukung, tambahnya.

(A020)


View the original article here

Sabtu, 09 November 2013

Rossi Siap Bantu Lorenzo Jadi Juara Dunia MotoGP 2013

VIVAnews – Sirkuit Valencia akan menjadi tempat penentuan siapa yang bakal menjadi juara dunia MotoGP 2013, antara rider Repsol Honda Marc Marquez atau rider Yamaha Jorge Lorenzo. Valentino Rossi yang menjadi rekan setim Lorenzo mengaku siap membantu rider asal Spanyol itu demi melapangkan jalan menjadi yang terdepan di Valencia.

Rossi mengatakan, dia datang ke Valencia demi berjuang untuk meraih tempat di podium dan melakukan yang dia bisa agar Lorenzo dapat mempertahankan gelar juara dunia MotoGP. Rider asal Italia ini sendiri optimistis dapat meraih hasil bagus, mengingat dia pernah mencatatkan hasil bagus di Valencia.
“Biasanya Valencia bukan salah satu trek terbaik saya, tapi saya mendapat beberapa podium bagus di sana dan juga beberapa kemenangan,” kata Rossi, sebagaimana dilansir Roadracingworld, Kamis 7 November 2013.

“Seperti yang selalu kami lakukan, kami mencoba melakukan sesuatu yang maksimal di akhir pekan. Jika saya cukup kuat, saya ingin mencoba membantu Jorge (Lorenzo) sebisa mungkin pada hari Minggu dan saya juga datang untuk finis di podium,” terang The Doctor.

Lorenzo tertinggal 13 poin dari Marquez yang saat ini masih memimpin klasemen kejuaraan dunia MotoGP. Situasi dramatis diyakini bakal mewarnai balapan pamungkas MotoGP tahun ini. (ren)

Mau lihat berita menarik lainnya, klik di sini


View the original article here

Simon Santoso Kalahkan Juara Bertahan Korea Open

VIVAnews - Simon Santoso akhirnya mampu membalas kekalahan dari Lee Dong Keun (Korea) pada babak ketiga turnamen Korea Open Grand Prix Gold 2013 dengan permainan straight game, 21-19, 21-13. Sebelumnya, Simon dikalahkan Lee pada turnamen New Zealand Open Grand Prix 2013.

“Saya senang bisa membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya. Pada pertandingan tadi, di game pertama saya buru-buru. Di game kedua, saya mencoba lebih sabar dan mengubah permainan hingga akhirnya menang,” ujar Simon, pemain didikan klub Tangkas Specs.

Mengomentari penampilan Simon di babak ketiga, sang pelatih, Marlev Mainaky, menyebutkan bahwa anak didiknya bermain sesuai yang diharapkan. Tampil tenang dan penuh percaya diri, Simon akhirnya memupuskan harapan Lee untuk mempertahankan gelar yang ia raih di kandang tahun lalu.

“Simon hari ini bermain tenang dan confident. Walau beberapa kali merasa dirugikan oleh wasit dan hakim garis, saya sudah mengingatkan dia kalau protes harus tetap tenang dan tidak terpengaruh ke permainan,” kata Marlev kepada Badmintonindonesia.org.

Sementara itu secara teknik permainan, Simon yang merupakan juara Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012, dinilai Marlev lebih unggul. Sedangkan Lee hanya sering mengandalkan smash keras.

“Skill Simon lebih lengkap, dia bisa mematikan lawan lewat smash, chop, dan drop shot. Kalau Lee smash-nya keras, tetapi pukulannya sudah terbaca semua oleh Simon,” jelas Marlev.

Adu Mental

Lee Hyun Il, pemain gaek asal Korea, akan menjadi lawan Simon di babak perempat final. Skor pertemuan sementara diungguli Lee dengan kedudukan 4-1.

“Mereka sama-sama pemain berpengalaman, kualitas pukulan juga sama-sama bagus dan matang. Yang paling penting pada pertandingan besok, Simon harus yakin dan siap bermain ketat. Jadi mentalnya sudah siap diadu, tidak boleh kendur,” ungkap Marlev.

Ditambahkan Marlev, Simon mesti mewaspadai permainan Hyun Il yang rapi dan jarang melakukan kesalahan sendiri. Simon diharapkan dapat mengeluarkan serangan-serangan yang dianggap Marlev lebih membunuh ketimbang serangan Hyun Il.

Partai perempat final Korea Open Grand Prix Gold 2013 akan berlangsung pada Jumat 8 November mendatang di Stadion Jeonju Indoor Badminton Court, mulai pukul 13.00 waktu setempat. (ren)


View the original article here

Berniat Hanya Belajar, Marquez di Ambang Gelar Juara Dunia MotoGP

VIVAnews – Pembalap Honda, Marc Marquez, selangkah lagi menahbiskan diri menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Marquez mengaku hal tersebut di luar perkiraannya.

Pembalap debutan asal Spanyol itu mengaku awalnya hanya berniat untuk mempelajari hal-hal baru yang belum dirasakannya saat menjajal kelas 125cc dan Moto2. Tapi, kini kenyataannya, dia sangat berpeluang menjadi juara dunia.

Marquez akan menjalani pertarungan sengit dengan pesaing utamanya, Jorge Lorenzo dari Yamaha, di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia 8-10 November 2013. Dengan keunggulan 13 poin, pembalap berusia 20 tahun itu akan menjadi juara dunia jika finis di posisi 4 besar. Marquez pun dibalut rasa optimistis.

“Saya merasa bagus dan siap untuk menjalani akhir pekan paling penting musim ini, dan mungkin sepanjang karier saya. Pada 2010, saya juga menjalani akhir pekan yang penting di sini untuk (titel juara) 125cc. MotoGP selalu berbeda, tapi kami akan mencoba untuk selalu memberikan yang terbaik,” ujar Marquez, seperti dilansir Crash.

“Situasi ini jauh lebih baik daripada yang kami perkirakan. Karena tahun ini saya hanya mencoba untuk belajar, dan mengalami peningkatan di setiap balapan. Kami tak bisa membayangkan bisa unggul di kejuaraan hingga balapan terakhir. Kita akan lihat bagaimana kami menuntaskannya,” lanjut juara Moto2 musim 2012 lalu tersebut. 

Marquez juga mengenang momen di Valencia tahun lalu. “Ini merupakan (tempat) di mana saya melakukan jumpa pers pertama kali sebagai pembalap MotoGP, satu tahun lalu. Saat itu, saya gugup dan sama sekali tak terpikir akan menghadapi situasi ini, unggul di klasemen dan bertarung dengan Jorge memperebutkan kejuaraan,” ujar Marquez.

Jika mampu menjadi juara MotoGP musim ini, Marquez akan mensejajarkan diri dengan Kenny Roberts, sebagai pembalap debutan yang langsung menjadi juara pada kelas primer Grand Prix. Selain itu, dia pun akan mematahkan rekor Freddie Spencer yang menjadi juara termuda kala meraih gelar juara dunia kelas primer Grand Prix pertamanya (1983) pada usia 21 tahun dan 258 hari. (one)


View the original article here

Jumat, 08 November 2013

Simon Santoso Kalahkan Juara Bertahan Korea Open

VIVAnews - Simon Santoso akhirnya mampu membalas kekalahan dari Lee Dong Keun (Korea) pada babak ketiga turnamen Korea Open Grand Prix Gold 2013 dengan permainan straight game, 21-19, 21-13. Sebelumnya, Simon dikalahkan Lee pada turnamen New Zealand Open Grand Prix 2013.

“Saya senang bisa membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya. Pada pertandingan tadi, di game pertama saya buru-buru. Di game kedua, saya mencoba lebih sabar dan mengubah permainan hingga akhirnya menang,” ujar Simon, pemain didikan klub Tangkas Specs.

Mengomentari penampilan Simon di babak ketiga, sang pelatih, Marlev Mainaky, menyebutkan bahwa anak didiknya bermain sesuai yang diharapkan. Tampil tenang dan penuh percaya diri, Simon akhirnya memupuskan harapan Lee untuk mempertahankan gelar yang ia raih di kandang tahun lalu.

“Simon hari ini bermain tenang dan confident. Walau beberapa kali merasa dirugikan oleh wasit dan hakim garis, saya sudah mengingatkan dia kalau protes harus tetap tenang dan tidak terpengaruh ke permainan,” kata Marlev kepada Badmintonindonesia.org.

Sementara itu secara teknik permainan, Simon yang merupakan juara Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012, dinilai Marlev lebih unggul. Sedangkan Lee hanya sering mengandalkan smash keras.

“Skill Simon lebih lengkap, dia bisa mematikan lawan lewat smash, chop, dan drop shot. Kalau Lee smash-nya keras, tetapi pukulannya sudah terbaca semua oleh Simon,” jelas Marlev.

Adu Mental

Lee Hyun Il, pemain gaek asal Korea, akan menjadi lawan Simon di babak perempat final. Skor pertemuan sementara diungguli Lee dengan kedudukan 4-1.

“Mereka sama-sama pemain berpengalaman, kualitas pukulan juga sama-sama bagus dan matang. Yang paling penting pada pertandingan besok, Simon harus yakin dan siap bermain ketat. Jadi mentalnya sudah siap diadu, tidak boleh kendur,” ungkap Marlev.

Ditambahkan Marlev, Simon mesti mewaspadai permainan Hyun Il yang rapi dan jarang melakukan kesalahan sendiri. Simon diharapkan dapat mengeluarkan serangan-serangan yang dianggap Marlev lebih membunuh ketimbang serangan Hyun Il.

Partai perempat final Korea Open Grand Prix Gold 2013 akan berlangsung pada Jumat 8 November mendatang di Stadion Jeonju Indoor Badminton Court, mulai pukul 13.00 waktu setempat. (ren)


View the original article here

Berniat Hanya Belajar, Marquez di Ambang Gelar Juara Dunia MotoGP

VIVAnews – Pembalap Honda, Marc Marquez, selangkah lagi menahbiskan diri menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Marquez mengaku hal tersebut di luar perkiraannya.

Pembalap debutan asal Spanyol itu mengaku awalnya hanya berniat untuk mempelajari hal-hal baru yang belum dirasakannya saat menjajal kelas 125cc dan Moto2. Tapi, kini kenyataannya, dia sangat berpeluang menjadi juara dunia.

Marquez akan menjalani pertarungan sengit dengan pesaing utamanya, Jorge Lorenzo dari Yamaha, di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia 8-10 November 2013. Dengan keunggulan 13 poin, pembalap berusia 20 tahun itu akan menjadi juara dunia jika finis di posisi 4 besar. Marquez pun dibalut rasa optimistis.

“Saya merasa bagus dan siap untuk menjalani akhir pekan paling penting musim ini, dan mungkin sepanjang karier saya. Pada 2010, saya juga menjalani akhir pekan yang penting di sini untuk (titel juara) 125cc. MotoGP selalu berbeda, tapi kami akan mencoba untuk selalu memberikan yang terbaik,” ujar Marquez, seperti dilansir Crash.

“Situasi ini jauh lebih baik daripada yang kami perkirakan. Karena tahun ini saya hanya mencoba untuk belajar, dan mengalami peningkatan di setiap balapan. Kami tak bisa membayangkan bisa unggul di kejuaraan hingga balapan terakhir. Kita akan lihat bagaimana kami menuntaskannya,” lanjut juara Moto2 musim 2012 lalu tersebut. 

Marquez juga mengenang momen di Valencia tahun lalu. “Ini merupakan (tempat) di mana saya melakukan jumpa pers pertama kali sebagai pembalap MotoGP, satu tahun lalu. Saat itu, saya gugup dan sama sekali tak terpikir akan menghadapi situasi ini, unggul di klasemen dan bertarung dengan Jorge memperebutkan kejuaraan,” ujar Marquez.

Jika mampu menjadi juara MotoGP musim ini, Marquez akan mensejajarkan diri dengan Kenny Roberts, sebagai pembalap debutan yang langsung menjadi juara pada kelas primer Grand Prix. Selain itu, dia pun akan mematahkan rekor Freddie Spencer yang menjadi juara termuda kala meraih gelar juara dunia kelas primer Grand Prix pertamanya (1983) pada usia 21 tahun dan 258 hari. (one)


View the original article here

Rossi Siap Bantu Lorenzo Jadi Juara Dunia MotoGP 2013

VIVAnews – Sirkuit Valencia akan menjadi tempat penentuan siapa yang bakal menjadi juara dunia MotoGP 2013, antara rider Repsol Honda Marc Marquez atau rider Yamaha Jorge Lorenzo. Valentino Rossi yang menjadi rekan setim Lorenzo mengaku siap membantu rider asal Spanyol itu demi melapangkan jalan menjadi yang terdepan di Valencia.

Rossi mengatakan, dia datang ke Valencia demi berjuang untuk meraih tempat di podium dan melakukan yang dia bisa agar Lorenzo dapat mempertahankan gelar juara dunia MotoGP. Rider asal Italia ini sendiri optimistis dapat meraih hasil bagus, mengingat dia pernah mencatatkan hasil bagus di Valencia.
“Biasanya Valencia bukan salah satu trek terbaik saya, tapi saya mendapat beberapa podium bagus di sana dan juga beberapa kemenangan,” kata Rossi, sebagaimana dilansir Roadracingworld, Kamis 7 November 2013.

“Seperti yang selalu kami lakukan, kami mencoba melakukan sesuatu yang maksimal di akhir pekan. Jika saya cukup kuat, saya ingin mencoba membantu Jorge (Lorenzo) sebisa mungkin pada hari Minggu dan saya juga datang untuk finis di podium,” terang The Doctor.

Lorenzo tertinggal 13 poin dari Marquez yang saat ini masih memimpin klasemen kejuaraan dunia MotoGP. Situasi dramatis diyakini bakal mewarnai balapan pamungkas MotoGP tahun ini. (ren)

Mau lihat berita menarik lainnya, klik di sini


View the original article here