Tampilkan postingan dengan label Pelatih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelatih. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 November 2013

Barcelona Tidak Butuh Pelatih

"Mereka mampu jadi juara, padahal pelatihnya lama absen."Sabtu, 9 November 2013, 21:46 WIB Neymar diberi ucapan selamat oleh Dani Alves dan Sergio Busquets usai mencetak gol pada pertandingan melawan Real Madrid di Camp Nou, Sabtu (26/10/2013). (REUTERS/Albert Gea)VIVAbola - Barcelona dinilai tak butuh seorang pelatih untuk menunjukan permainan sepakbola yang indah. Hal itu diungkapkan oleh playmaker veteran, Juan Roman Riquelme.

Pasukan Catalonia tersebut sukses merebut gelar juara La Liga meski hampir sepanjang musim tidak didampingi pelatih Tito Vilanova, yang terus menjalani perawatan karena kanker.

"Barcelona terus bermain sama bagusnya meski tanpa pelatih," ujar Riquelme pada program televisi, Despertate. "Musim lalu, mereka menjadi juara dengan sisa lima pertandingan. Padahal pelatih mereka absen beberapa bulan."

Perubahan di tubuh Barcelona dinilai baru akan datang saat pilar-pilar utama saat ini macam Lionel Messi dan Andres  Iniesta sudah tidak memperkuat Blaugrana. Namun, kualitas Barca dinilai tidak akan turun.

"Barca akan mengalami perubahan besar ketika Xavi, Messi, Iniesta (Carles) Puyol, (Sergio) Busquets, dan (Gerard) Pique sudah tidak disana. Tapi tim itu tetap mampu tampil tanpa pelatih," tambah Riquelme, yang memperkuat Barca pada 2002 sampai 2005.

Barcelona memang terus menunjukan performa meyakinkan musim ini. Bersama Tata Vilanova, Messi dan kawan-kawan masih memuncaki klasemen La Liga dengan hanya sekali imbang dari 12 laga. (eh)

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});(function(d, s, id) {var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];if (d.getElementById(id)) return;js = d.createElement(s); js.id = id;js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=67839049483";fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk')); Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAforumnew TWTR.Widget({ version: 2, type: 'search', search: '457372-barcelona-tidak-butuh-pelatih', interval: 30000, title: '', subject: 'Twitter Comments', width: 'auto', height: 300, theme: { shell: { background: '#8ec1da', color: '#080708' }, tweets: { background: '#d7dadb', color: '#0a090a', links: '#295466' } }, features: { scrollbar: true, loop: true, live: true, hashtags: true, timestamp: true, avatars: true, behavior: 'all' }}).render().start();

View the original article here

Rabu, 06 November 2013

Pelatih Selandia Baru: tekanan pada Meksiko

ILUSTRASI (REUTERS/Sergio Moraes)

Saya merasakan ada semacam getaraan rasa grogi pada para pemain (Meksiko). Mereka seolah merasakan ada ketidakpastian dalam permainan mereka,"
Wellington (ANTARA News) - Pelatih Selandia Baru Ricki Herbert mempertanyakan sikap Meksiko pada pertandingan besar Rabu, dengan menyebutkan tim "El Tri" itu menghadapi tekanan keras dalam laga "playoff" Piala Dunia mendatang.

Tim Meksiko itu mengalami penderitaan bertubi-tubi dalam babak penyisihan sehingga berada di urutan keempat zona CONCACAF, sehingga harus melewati dua laga "playoff" lawan tim yang dijuluki "All Whites" itu.

Herbert, yang memimpin Selandia Baru pada laga tidak terkalahkan di penyisihan grup pada Piala Dunia lalu di Afrika Selatan, mengatakan, ia tidak meremehkan Meksiko, yang berada di urutan peringkat 25 dunia, 55 tangga di atas mereka.

"Mereka tim luar biasa dan pada saat main di puncak penampilan mereka dapat mengalahkan siapa saja di kandang mereka. Ini benar-benar suatu tantangan berat bagi kami," katanya dalam wawancara dengan radio komersial.

Tapi, katanya, Meksiko, yang belum pernah absen dari Piala Dunia sejak 1990, menunjukkan sikap tidak seperti biasa pada kampanye penyisihan zona CONCACAF.

Dalam pertandingan penyisihan yang membuat pendukung mereka marah, Meksiko hanya menang dua kali dari 10 pertandingan, mencetak gol hanya tujuh kali dan memecat tiga pelatih sebelum memilih Miguel Herrera pada laga "playoff" lawan Selandia Baru.

Herbert mengatakan, ia menghadiri laga ketika Meksiko menang 2-1 atas Panama di Stadion Azteca di Mexico City bulan lalu dan menyaksikan tim tuan rumah berjuang keras sebelum lahir gol kemenangan pada menit akhir lewat kaki Raul Alonso Jimenez.

"Saya merasakan ada semacam getaraan rasa grogi pada para pemain (Meksiko). Mereka seolah merasakan ada ketidakpastian dalam permainan mereka," katanya, dengan menyebutkan tim itu juga kalah 1-2 atas Kosta Rika beberapa hari kemudian.

Herbert mengatakan Meksiko kelihatan lebih memiliki rasa percaya diri tinggi ketika mengalahkan Finlandia 4-2 pada laga persahabatan minggu lalu, tetapi para pemain tentu tahu bahwa mereka bermain bukan untuk menentukan apakah maju ke Piala Dunia.

Ia mengatakan, permainan mereka pasti akan berbeda pada laga leg pertama "playoff" yang akan berlangsung di Azteca pada 13 November, ketika penonton tuan rumah di stadion berkapasitas 105 ribu itu mendukung agar tim mereka sukses. Laga leg kedua berlangsung seminggu kemudian.

"Laga itu (persahabtan lawan Finlandia) merupakan kesempatan besar bagi para pemain untuk menunjukkan kehebatan mereka," katanya.

"Tapi apakah mereka dapat menerapkannya dalam pertandingan nanti, ketika tekanan 100 persen akan menjadi beban besar di pundak mereka. Saya meragukan mereka," katanya.

Herbert, yang timnya dikenal dengan pertahanan keras, mengatakan tim "All Whites" itu akan melakukan semacam pendekatan tertentu melawan Meksiko, seperti yang mereka lakukan terhadap Bahrain ketika mereka lolos ke Piala Dunia 2010.

Selandia Baru main imbang 0-0 pada laga tandang sebelum menang di kandang sendiri 1-0.

"Ketika itu amat banyak tergantung pada hasil leg pertama, ketika kami berhadapan dengan Bahrain," kata Herbert, "Kami bermain bagus di kandang sendiri dan kami berharap dapat melakukan itu pada laga mendatang."

Ia berharap para pemainnya tidak terpengaruh dengan atmosfer banyaknya pendukung tim lawan yang akan menaikkan semangat lawan mereka.

"Saya kira mereka akan bermain dengan rasa awas tinggi. Ada antisipasi khusus dan kejutan dalam grup kami menjelang bermain melawan Meksiko," katanya.
(Uu.A008/A016)


View the original article here